Beberapa bulan belakangan, informasi marak beredar mengenai akan dihapuskannya bahan bakar Premium, dan akan digantikan oleh Pertalite yang memiliki nilai oktan lebih tinggi diatasnya. Bahan bakar dengan RON88 ini memiliki problema tersendiri. Disamping nilai subsidi yang besar dan dinilai tidak tepat sasaran, namun mayoritas kalangan menggunakan bahan bakar ini untuk menunjang aktifitas dan produktifitas sehari-hari.
Sebut saja, angkutan umum seperti angkot , mini bus, hingga ojek motor sangat membutuhkan subsidi atas bbm ini. Karena apabila Premium dicabut subsidinya dan harga menjadi selangit, otomatis hal tersebut sangat membebani.
Bagaimana dengan wacana dihapuskannya Premium dan digantikan oleh Pertalite?